04 November 2026
Daerah

Kolaborasi dengan Para Pedagang, Upaya Disperdagkop UKM Pidie Perkuat Data SI-MEUGANG

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID -  Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop UKM) Kabupaten Pidie terus tancap gas memperkuat transparansi harga pangan. Pada Senin (02/11/2026), Tim Disperdagkop UKM turun langsung melakukan pemantauan harga sekaligus koordinasi dengan pengelola pasar, pedagang besar dan pedagang kecil di Pasar Pante Teungoh Sigli.

Langkah ini merupakan percepatan implementasi aplikasi SI-MEUGANG (Sistem Informasi Harga dan Pasokan Pangan Berbasis Web) yang digagas Disperdagkop UKM Pidie sebagai sarana penyediaan informasi harga dan pasokan pangan yang transparan, akurat dan mudah diakses masyarakat.

Kepala Disperdagkop UKM Pidie, Cut Afrianidar, S.H., C.P.M.P, menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan tidak hanya soal mencatat harga, tetapi membangun kolaborasi data yang berkelanjutan.

"Selain memantau perkembangan harga kebutuhan pokok, kami melakukan pendekatan persuasif kepada pengelola pasar dan pedagang untuk membangun kerja sama penyediaan data harga komoditas secara rutin setiap hari," ujar Cut Afrianidar.

Menurutnya, koordinasi ini secara khusus menyasar pedagang yang sebelumnya belum berkesempatan hadir dalam Forum Kolaborasi Data Harga SI-MEUGANG. 

Dengan begitu, Disperdagkop UKM memiliki alternatif sumber data yang beragam, sehingga pengumpulan dan pembaruan informasi harga tidak bergantung pada satu kelompok pedagang saja.

Dalam kegiatan tersebut, tim Disperdagkop UKM yang turut didampingi Keuchik Pante Teungoh, Ridwan Yacob, menjumpai empat pedagang, yakni Anjas, Jufri, Andi dan Mursal. Keempatnya menyatakan kesiapan untuk membantu dan bekerja sama dengan Disperdagkop UKM Pidie dalam memberikan informasi harga komoditas perdagangan setiap hari.

Cut Afrianidar menilai kesediaan para pedagang menjadi dukungan penting bagi keberlangsungan SI-MEUGANG.

"Data harga yang dihimpun harus memiliki sumber yang beragam, sehingga bisa diverifikasi dan diperbarui secara berkala. Dengan keterlibatan pengelola pasar, pedagang besar dan pedagang kecil, kami berharap terbangun ekosistem kolaborasi data harga yang kuat dan berkelanjutan," tegasnya.

Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penyajian informasi harga pangan melalui aplikasi SI-MEUGANG yang dapat diakses publik.(AA)

SI-MEUGANG bukan hanya aplikasi penyedia informasi harga, tetapi juga wujud kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha dalam menghadirkan transparansi harga pangan, melindungi kepentingan masyarakat serta mendukung pengambilan kebijakan perdagangan yang lebih tepat dan berbasis data.