Ketua Apdepsi Gandapura Sesalkan Pernyataan Oknum yang Mengatakan Cara Kerja Keuchik Bagi BLT Seperti Maling
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Setelah di tayangkan di salah satu media Jelang Lebaran yang mana salah satu Keuchik di kecamatan Gandapura Bayar BLT Pakai Uang Pribadinya dan Link berita tersebut di bagikan ke salah satu ke grup wartawan . Ada Oknum inisial " M " membalas isi berita tersebut dengan kalimat yang sangat menyudutkan keuchik.Cara kerja bagi BLT seperti maling, pencuri,
Kata Oknum " M " tersebut Membagi BLT yang benar,semua penerima BLT panggil ke kantor, Meunasah serahkan langsung sesuai dengan jumlah orang yang mendapat BLT, serta di saksikan oleh perangkat,Tuha Peut, Babinsa, Tokoh adat dan didokumentasi, kalau langsung diantar kerumah warga itu tidak transparan .
Dan Oknum " M " tersebut mengatakan ,lon 17 Thon Keuchik hantom krek krok,Raya peugah Ngon peubutoi pane meunan,( artinya : dia 17 Tahun sudah pernah menjadi Kepala Desa tidak ada ribut ribut, jangan besar ngomong, sementara kerja nya saat kita lihat tidak ada begitu )
tidak tahan Keuchik di katakan dengan kalimat bertulisan Keuchik maling, pencuri. Salah seorang keuchik langsung membalas dengan kalimat bahasa aceh " ,biasa lamdonya Nyoe Keuchik cit mandum pencuri,cuma meunyoe tanyoe tanyoe na ranah dalam pemerintah Level kabupaten rame lage perampok kebiasaan meunang, balas seorang Keuchik yang tidak senang di katakan maling, pencuri. ( Arti nya : biasa di dunia ini semua Keuchik pencuri, hanya bila kita ada ranah dalam pemerintah Level kabupaten banyak seperti perampok , kebiasaan seperti itu ).
Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Gandapura sekaligus Keuchik Gampong Tanjong Raya Mauliadi kepada media ini Kamis 3/4/2025. Mengatakan menyesalkan pernyataan oknum "M " di grup tersebut,
Padahal Keuchik di Gandapura dalam membantu warganya untuk penerima BLT dengan dana pribadi,malah di tuding keuchik tersebut seperti pencuri dan maling, kalau keuchik di tingkat gampong yang rela meminjamkan uang pribadi kepada warga seperti yang dilakukan oleh keuchik di Gandapura lantas orang orang di Kabupaten itu siapa apakah sama juga dengan Perampok ? kalau Keuchik di anggap seperti maling, pencuri, maka saya sebagai Apdesi menganggap mereka oknum " M " tersebut perampok.
Mauliadi menambahkan selama ini pencairan Dana Desa penyaluran BLT untuk warga di 40 Desa turut di hadiri Muspika kecamatan Gandapura dan perangkat desa
Padahal sudah di jelaskan pembagian BLT untuk fakir miskin dengan di pinjami sementara uang pribadi Keuchik, Agar penyaluran BLT, semoga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan di hari raya idul fitri, kenapa Keuchik Gandapura tersebut memakai dana pribadi nya? karena dana desa ( DD ) belum cair , sebagai Keuchik berusaha mencari solusi yang terbaik untuk warganya apalagi untuk fakir miskin, setiap Keuchik punya cara masing masing untuk menolong warga nya , apalagi dipinjami sementara sambil menunggu anggaran Dana Desa cair,pungkas Mauliadi. (Adi S)