Ibu Eva Tergugah Alihkan Sertipikat Media ke Elektronik Usai Jadi Relawan Gempa Cianjur
Foto : Istimewa | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID | Tanggerang — Pengalaman menjadi relawan gempa Cianjur 2022 meninggalkan kesan mendalam bagi Eva, warga asal Bandung. Saat membantu para penyintas, ia menyaksikan banyak korban kehilangan dokumen penting, termasuk sertipikat tanah, akibat rumah mereka runtuh.
“Saya lihat sendiri ada yang nekat masuk ke reruntuhan hanya untuk mengambil sertipikat. Saya bilang, jangan, nyawa lebih penting. Tapi mereka takut tanahnya bermasalah kalau dokumennya hilang,” ujar Eva saat ditemui awak media di Livin Fest 2025, PIK 2. Rabu (19/11/2025).
Kesadaran akan pentingnya keamanan dokumen pertanahan membuat Eva memutuskan mengurus alih media sertipikat tanahnya menjadi Sertipikat Elektronik setibanya di Bandung. Ia mengaku tak ingin mengambil risiko setelah melihat langsung dampak bencana.
“Dulu saya pernah kebanjiran. Untung sertipikat disimpan di tempat tinggi. Tapi setelah lihat di Cianjur, saya tidak mau ambil risiko lagi,” katanya.
Selain faktor keamanan, Eva menyebut Sertipikat Elektronik juga memudahkan proses waris dan pengelolaan aset keluarga. “Mumpung orang tua masih ada, saya urus sekarang. Kalau sudah waris, prosesnya bisa lebih rumit.”
Sertipikat Elektronik merupakan bagian dari transformasi digital layanan pertanahan Kementerian ATR/BPN. Dokumen kepemilikan tanah disimpan secara digital sehingga lebih aman dari risiko hilang, rusak, atau manipulasi.
Kini, Eva ikut mengajak keluarga dan tetangganya melakukan alih media. “Saya sering bilang, jangan tunggu nanti. Urus sekarang biar aman. Kalau bencana datang, setidaknya kita tidak kehilangan segalanya,” ujarnya. (**)






