02 Oktober 2022
Gampong

Gegara Dana Desa, Dua Pemuda Tanjong Beuridi Bireuen Baku Hantam, Satu Kena Bacok

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Dua Pemuda Gampong Tanjong Beuridi Kecamatan Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen, MY dan RF saling baku hantam dan terjadi pembacokan , Sabtu 9/07/2022.

Hasyimi warga Tanjong Beuridi selaku keluarga korban kepada media ini ketika pewarta Adi Saleum menemui nya di rumah sakit umum  dr.Fauziah Bireuen menjelaskan " terjadinya baku hantam dan kedua belah pihak di karenakan Keuchik Tanjong Beuridi tidak transparan mengenai arsip desa dan dana Gampong selama Keuchik memimpin Gampong kami.

Apalagi adeknya mantan perangkat desa di Gampong Tanjong Beuridi. Sewaktu dia masih aktif dia selalu menuntut kepada Keuchik agar arsip desa dan dana desa harus transparan kepada masyarakat , ditambah lagi setiap ada rapat umum tidak ada penjelasan dari Keuchik tersebut .Makanya terjadi lah cekcok mulut dan adek saya harus di rawat di Rumah Sakit Umum dr.Fauziah Bireuen . 

Dan adek nya mengamanahkan kepada Abang nya biarlah saya yang menjadi korban ,asalkan Keuchik  Tanjong Beuridi harus transparan biar masyarakat sejahtera . 

Cekcok mulut yang mengakibatkan pembacokan , sudah kami bawa laporan ke Polres Bireuen dengan nomor laporan polisi LP/B/152/VII/2022/SPKT/Polres Bireuen tertanggal  9 Juli 2022 atas nama pelapor Muzakkir Yahya. 

Dan dia sangat mengharapkan kepada  penegak hukum  permasalahan ini ditindak lanjuti dengan seadil adil nya ,pungkas nya . 

Keuchik Tanjong Beuridi A.Hamid  ketika di hubungi melalui via seluler menjelaskan " pemuda tersebut yang menjadi korban di awali dengan mengajak duet untuk baku hantam, setiap dimana pun dia duduk , dia sering mengeluarkan kata kata kotor baik untuk perangkat desa dan Keuchik di tambah lagi untuk anak Keuchik. 

Karena anak saya tidak tahan dengan kata kata tersebut yang dia lontarkan dan dia juga sudah bersikap mengajak duet baku hantam, akhirnya terjadi lah hal hal yang tidak di inginkan . 

Mengenai arsip desa dan dana desa saya sudah transparan kepada perangkat desa dan masyarakat , pungkas Keuchik . 

Ketika media ini menghubungi Kasat Reskrim Polres Bireuen melalui via WhatsApp ( WA ) , belum bisa mendapatkan jawaban, sampai berita ini ditayangkan . 

Pewarta:  Adi Saleum .