Kemensos Kucurkan Rp116,8 Miliar untuk 14.609 KK di Pidie Jaya, Ribuan Warga Masih Menunggu!
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID -
Kabar gembira datang bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya. Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) dan Bantuan Stimulan Isian Hunian kepada 14.609 Kepala Keluarga (KK) korban banjir dan tanah longsor. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp116.872.000.000 sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pasca bencana.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang digagas Presiden RI melalui Kementerian Sosial RI untuk memastikan masyarakat terdampak tidak berjuang sendiri menghadapi dampak bencana. Penyaluran bantuan turut didukung oleh PT Pos Indonesia sebagai mitra distribusi, guna memastikan proses berjalan tertib, terdata, dan tepat sasaran.
Secara rinci, setiap kepala keluarga penerima manfaat memperoleh Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi sebesar Rp5.000.000. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pemulihan usaha kecil, tambahan modal kerja, serta penguatan daya beli keluarga yang terdampak secara langsung akibat bencana.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Stimulan Isian Hunian sebesar Rp3.000.000 per KK. Bantuan ini difokuskan untuk membantu pengadaan kebutuhan dasar rumah tangga, mengganti perabot dan perlengkapan yang rusak maupun hilang akibat banjir dan tanah longsor.
Namun demikian, dari total 24.000 KK yang sebelumnya diusulkan Dinsos P3A Pidie Jaya sebagai calon penerima bantuan, hanya 14.609 KK yang dinyatakan lolos dan tercantum dalam daftar penerima manfaat yang terealisasi. Artinya, terdapat lebih dari 9.000 KK yang belum terakomodir dalam tahap penyaluran kali ini, sehingga memunculkan harapan agar dilakukan verifikasi lanjutan atau pengusulan tambahan pada tahap berikutnya.
Yusriadi, salah seorang korban bencana banjir bandang di Gampong Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya meminta Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya agar terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengawal aspirasi masyarakat yang belum tercover bantuan. Dengan kucuran dana ratusan miliar rupiah ini, diharapkan pemulihan sosial ekonomi warga Pidie Jaya dapat berjalan optimal, sekaligus menjadi langkah awal kebangkitan masyarakat pasca bencana. (**)









