16 Mei 2022
Nasional

Jangan Hanya Retorika Lembaga Negara Implementasi Dukungan Terhadap Pemberantasan Korupsi

Liputangampongnews.id - Tubagus Rahmad Sukendar Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI ( BPI KPNPA RI ) menilai saat ini.

Upaya pemberantasan korupsi di lembaga-lembaga negara hanya sebatas retorika , Tb Rahmad Sukendar mengingatkan kepada aparatur negara tak sekadar memiliki jargon antikorupsi tapi lemah dalam mewujudkan hal ini.

Tb Rahmad Sukendar menyampaikan, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih bebas dari Korupsi sangat diperlukan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan menekan tingkat penyalahgunaan kewenangan di lingkungan aparatur pemerintah.

"Roadmap Reformasi Birokrasi, predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), pakta integritas, maupun anugerah WBK dan WBBM, seluruhnya harus termanifestasikan ke dalam budaya kerja organisasi dan pelayanan publik yang prima," dan harus benar dilaksanakan dengan nurani nya ungkap Tb Rahmad Sukendar dalam menyikapi pada Penganugerahan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), terhadap beberapa lembaga negara baik di Kepolisian dan Kejaksaan maupun Kehakiman (20/12).

Tb Rahmad Sukendar yang  namanya pernah masuk bursa sebagai Calob Dewas KPK ini berharap berharap segala upaya nyata dalam mewujudkan wilayah bebas korupsi serta birokrasi bersih dan melayani harus terus diselenggarakan oleh unit-unit kerja di bawah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dan tentunya kembali kepada Nurani dan Akhlak prilaku diri kita semua karena terjadi nya Korupsi itu bukan karena lapar tapi karena rakus dan ini banyak terjadi di berbagai lembaga negara 

"Kita melihat masyarakat dapat menikmati beragam pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, murah, dan inklusif," namun tidak di imbangi dengan peningkatan  kesejahteraan untuk para APH baik di intitusi Kepolisian,Kejaksaan dan Kehakiman karena adanya ketimpangan dalam kesejahteraan maka masih banyak terjadi penyimpangan dan sekarang ini bentuk korupsi semakin berbeda lagi mereka bekerja dengan cara yang sangat halus dan lebih terorganisasi

Oleh sebab itu,menurut Tb Rahmad Sukendar dapat menilai saat ini adalah waktu yang tepat untuk seluruh pemangku kepentingan untuk berintrospeksi, dan terus berbenah memperbaiki kualitas karakter diri dan organisasi.

"Di era pemerintah Jokowi saat ini telah terus berupaya mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang kapabel, dan birokrasi yang mampu mewujudkan pelayanan publik yang prima," ucap Tb Rahmad Sukendar

Namun semua kembali kepada prilaku dan akhlak masing masing untuk tidak berbuat korupsi ,bila didalam diri kita ada kontrol akhlak maka insya allah prilaku koruptif bisa dihindari. Tegas Tb Rahmad Sukendar. (**)