Empat Gampong di Meurah Dua Mulai Bangkit, Lahan Pertanian Kini Ditanami Jagung
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Lahan pertanian milik warga yang mengalami kerusakan berat akibat bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, kini mulai dibersihkan dan dimanfaatkan kembali untuk penanaman tanaman palawija. Upaya pemulihan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat terdampak bencana agar dapat kembali mengelola lahan pertanian mereka, Sabtu (31/10).
Penanaman palawija jenis jagung dilakukan di sejumlah gampong di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Lokasi tersebut meliputi Gampong Beuringen, Meunasah Teungoh, Blang Cut, dan Dayah Kruet. Lahan yang sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat banjir kini mulai diolah kembali oleh masyarakat untuk mendukung aktivitas pertanian dan memulihkan sumber penghidupan mereka.
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi melalui Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Pidie Jaya, Muhammad Nur, SP, M.Si., mengatakan bahwa masyarakat yang terdampak bencana kini sudah mulai bisa memanfaatkan kembali lahan pertanian mereka pasca bencana.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan perkembangan positif dalam upaya pemulihan sektor pertanian di wilayah yang terdampak banjir. “Alhamdulillah, jagung sudah mulai tumbuh di lahan sawah yang rusak berat. Kini masyarakat mulai melakukan pemanfaatan lahan,” ujar Muhammad Nur.
Lebih lanjut kata dia, pemanfaatan kembali lahan pertanian tersebut dilakukan di Kecamatan Meurah Dua. Masyarakat mulai mengolah lahan yang sebelumnya terdampak banjir untuk ditanami tanaman palawija, khususnya jagung, sebagai salah satu upaya mengoptimalkan penggunaan lahan pertanian.
Muhammad Nur berharap, dengan adanya pemanfaatan lahan pertanian masyarakat dapat membantu memulihkan dan meringankan perekonomian warga serta mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. (**)






