25 Mei 2026
Kesehatan

Bupati Sibral Instruksikan Layanan Darurat Kesehatan di Huntara, Lansia Jadi Prioritas

Foto : Petugas daei Dinkes-KB Pidie Jaya lakukan Fogging di lingkungan huntara Pidie Jaya | LIPUTAN GAMPONG NEWS

LIPUTANGAMPONGNEWS.IDPemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) kembali menerjunkan tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir yang menempati hunian sementara (huntara), Senin (25/5).

Kegiatan pengobatan gratis dan pelayanan kesehatan terpadu tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi munculnya wabah penyakit di tengah kondisi pengungsian (kerumunan). Pelayanan digelar serentak di seluruh huntara yang berada di Kabupaten Pidie Jaya.

Lokasi pelayanan meliputi huntara di kompleks perkantoran Cot Trieng, Kecamatan Meureudu, Gampong Meunasah Raya, hingga kompleks Terminal Terpadu Tipe-B Kecamatan Meurah Dua.

Kepala Dinkes-KB Pidie Jaya, Eddy Azwar SKM M.Kes, mengatakan langkah tersebut dilakukan berdasarkan instruksi Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi MA, agar kondisi kesehatan warga terdampak banjir tetap terpantau.

“Bupati meminta Dinas Kesehatan segera menurunkan tim kesehatan ke huntara untuk memastikan seluruh penghuni dalam keadaan sehat. Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati,” kata Eddy.

Selain pemeriksaan kesehatan gratis, Dinkes-KB juga melakukan pengasapan (fogging) di seluruh lingkungan huntara guna mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD), terutama di tengah cuaca ekstrem yang temgah melanda wilayah Pidie Jaya.

Eddy menyebutkan, pihaknya turut memberikan pelayanan khusus bagi warga lanjut usia dengan mendatangi langsung ruang atau bilik huntara karena keterbatasan mobilitas para lansia.Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sejumlah penyakit yang banyak dikeluhkan warga masih didominasi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), gatal-gatal, demam, dan hipertensi.

Ia menambahkan, Dinkes-KB akan terus melakukan pemantauan kesehatan warga di huntara. Setelah Idul Adha, pihaknya juga berencana membuka klinik kesehatan di area huntara yang berlokasi di samping Gedung Arsip dan Pustaka.

Pemerintah daerah mengimbau dan meminta masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat selama berada di huntara.

“Jika ada warga yang tidak mampu bergerak, segera hubungi tenaga kesehatan terdekat agar dapat segera diberikan pelayanan kesehatan,” Tutup Eddy. (*)