Bupati Pidie Jaya Dukung Pembentukan Pos SAPA
Foto : Kegiatan persiapan pembentukan program melalui pelatihan dan penyampaian materi oleh Asisten Deputi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA), | LIPUTAN GAMPONG NEWS
LIPUTANGAMPONGNEWS.ID - Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., mendukung pembentukan Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA) yang diusulkan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Pidie Jaya untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan.
Dukungan tersebut disertai persiapan pembentukan program melalui pelatihan dan penyampaian materi oleh Asisten Deputi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA), Susanti, bersama lima anggota timnya, Sabtu (17/10/2026).
Pos SAPA dirancang sebagai layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengalami atau mengetahui kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan seksual, dan kekerasan terhadap anak. Layanan ini diharapkan mempermudah korban memperoleh informasi, pendampingan, serta akses penanganan melalui koordinasi dengan instansi terkait.
Saat dikonfirmasi Liputan Gampong News melalui sambungan telepon pada Minggu (18/10/2026), Bupati berharap program tersebut dapat direalisasikan pada 2026. Dengan demikian, masyarakat, termasuk warga yang tinggal di hunian sementara (huntara) dan permukiman padat penduduk, dapat lebih mudah mengakses layanan perlindungan.
Dalam pelaksanaannya, Pos SAPA diharapkan mengutamakan keselamatan korban, menjaga kerahasiaan identitas, serta memastikan penanganan kasus anak berlandaskan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.
Dinsos P3A Kabupaten Pidie Jaya selanjutnya akan mendorong tindak lanjut pengajuan sesuai mekanisme yang berlaku. Kesiapan petugas, prosedur pelayanan, dan koordinasi antarlembaga menjadi faktor penting untuk mendukung efektivitas layanan tersebut.(**)






