03 Februari 2026
Daerah
#BanjirAceh

Respons Kemanusiaan Inklusif, CYDC Bantu 500 Warga Terdampak Banjir Pidie Jaya

LIPUTANGAMPONGNEWS.ID -Children and Youth Disability for Change (CYDC) memastikan respons banjir di Kabupaten Pidie Jaya dilakukan secara inklusif dengan menempatkan penyandang disabilitas sebagai kelompok prioritas. Langkah ini diambil menyusul banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut pada  November 2025 lalu, terutama di Kecamatan Meurah Dua dan Meureudu.

Bencana tersebut menyebabkan kerusakan rumah warga, terputusnya akses jalan, serta terganggunya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), sejumlah gampong terendam banjir dan sebagian warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat, dengan kelompok rentan menjadi pihak paling terdampak.

Respons cepat, CYDC melaksanakan Program Tanggap Darurat Banjir Pidie Jaya pada 12–15 Januari 2026. Program ini difokuskan pada penyaluran bantuan kemanusiaan bagi keluarga terdampak di zona terparah, termasuk penyandang disabilitas, anak-anak, lansia, perempuan kepala keluarga, dan keluarga miskin, guna memenuhi kebutuhan dasar secara cepat dan bermartabat.

Direktur CYDC, Mahmudi Yusbi, mengatakan bahwa respons bencana tidak boleh mengabaikan prinsip inklusi. “Penyandang disabilitas sering kali tertinggal dalam situasi darurat. Karena itu, kami memastikan mereka mendapatkan akses bantuan dan dukungan pemulihan awal secara setara,” ujarnya.


Program ini didukung oleh ASB (Arbeiter-Samariter-Bund) sebagai donor. Dalam program tersebut, CYDC menyalurkan bantuan berupa hygiene kit, family kit, selimut, serta item pendukung khusus bagi penyandang disabilitas. Sebelum distribusi, tim melakukan asesmen dan pendataan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk mereka yang memiliki hambatan mobilitas dan komunikasi.

Selain sebagai penerima manfaat, penyandang disabilitas juga dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan program, mulai dari proses asesmen hingga distribusi bantuan. Program ini menjangkau sekitar 500 warga terdampak di sejumlah gampong di Kecamatan Meurah Dua dan Meureudu. (**)